Menjajal Ponsel Android HTC Terkencang

Posted by alan darmasaputra Jumat, 23 November 2012 0 komentar
Awal Oktober lalu, HTC memperkenalkan andalan barunya di kategorismartphone Android, One X+.

Kini, berdampingan dengan seri Windows Phone 8X dan 8S, HTC bersiap membawa produk tersebut ke pasar Indonesia.

Nah, Kamis (8/11/2012) kemarin, Kompas Tekno mendapat kesempatan untuk menjajal HTC One X+ sebelumsmartphone yang bersangkutan resmi dilepas ke pasaran. Sebagai perbandingan, dibawalah HTC One X yang merupakan pendahulu One X+.

Dari luar, kedua smartphone ini ibarat pinang dibelah dua, hampir tak berbeda sama sekali, baik dari segi desain, bentuk fisik, maupun dimensi keseluruhan. Opsi warna yang disediakan HTC pun sama-sama stealth black dan polar white.

Material yang digunakan pun setali tiga uang, kedua smartphone yang ibarat kembar ini dibuat dari plastik polikarbonat bertekstur matte yang terkesan solid dengan rancangan unibody


Tapi ada cara paling mudah untuk membedakannya, yaitu lingkaran merah di sekeliling unit kamera belakang pada HTC One X+ serta logo Beats Audio yang lebih besar di bagian bawah," ujar Justin Zhang, Head of Product Portfolio HTC South Asia.

Dia mengatakan, meski dari luar tampak nyaris serupa, HTC One X+ mengusung sejumlah peningkatan dari segi hardware, terutama kapasitas storage on-board yang diperbesar menjadi dua kali lipat (64 GB, dengan kapasitas real yang bisa dipakai sebesar 56 GB) dan prosesor yang lebih kencang.

HTC One X+ menggunakan prosesor NVIDIA Tegra 3 (AP37) berkecepatan 1,7 GHz, lebih tinggi dari Tegra 3 (AP33) pada One X yang memiliki kecepatan 1,5 GHz. Sebagai pendukung kinerja, One X+ datang dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean secara default, dibalut interface HTC Sense 4+.

Peningkatan hardware tersebut, menurut Zhang, berujung pada kinerja One X+ yang lebih baik sebesar 27 persen secara keseluruhan dibanding One X. "Dalam benchmark seperti Quadran, hasilnya bisa 60 persen lebih tinggi," tambahnya.

Dengan interface HTC Sense, antarmuka One X+ sendiri tampak identik dengan One X. Kecepatan responsnya sedikit berbeda. One X+ terasa lebih mulus ketika bernavigasi dalam antarmuka Android.

Salah satu perbedaan yang paling kentara terlihat dari hasil tangkapan kamera depan. HTC One X+ dibekalifront camera dengan resolusi 1,6 megapixel (dibanding 1,3 megapixel milik One X). Dari  perbedaan resolusi memang kecil, tetapi hasil fotonya jauh lebih jernih.

Sayang, modul kamera belakang bisa dibilang tidak mengalami peningkatan, masih dengan unit 28 mm F 2.0 sensor 8 megapixel. Sama seperti pendahulunya, One X+ pun tidak menyediakan kontrol exposure compensation dan focus lock sehingga menyulitkan pengaturan hasil foto. Exposure yang dihasilkan sepenuhnya tergantung pada hasil "pemikiran" One X+ tentang kondisi ideal, yang belum tentu cocok dengan keinginan pengguna.

Burst rate kamera sedikit ditingkatkan. Saat dibandingkan dengan One X, terlihat One X+ bisa mengambil lebih banyak frame dalam waktu yang sama. Peningkatan lain, mode video-nya sedikit lebih responsif, dengan fokus yang terasa lebih cepat.

Untuk pengguna yang suka menyetel musik pada smartphone, kualitas suara One X+ bisa dibilang sedikit lebih baik dibanding One X. Musik yang diputar pada volume tinggi terdengar kencang, tetapi tidak pecah. 

"Kami memang menerapkan amplifier beats audio baru yang mencegah peaking," ujar Zhang. Sayang,amplifier ini hanya untuk loudspeaker on-board, bukan jack audio headphone yang sebenarnya lebih berguna.

Informasi harga dan ketersediaan One X+ di Indonesia masih belum diketahui, tetapi pihak HTC mengatakan bahwa smartphone ini dijadwalkan memasuki pasar Tanah Air pada kuartal keempat tahun 2012. "One X sendiri tetap akan dijual, berdampingan dengan One X+, tetapi mungkin dengan level harga lebih rendah," tutur Zhang.


Baca Selengkapnya ....

Layar HTC Droid DNA Lebih Tajam dari iPhone 5

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Tren perangkat smartphone dengan layar berukuran jumbo terus berkembang. Kali ini, giliran HTC yang memperkenalkan ponsel dengan spesifikasi tersebut.

HTC memperkenalkan perangkat smartphone baru yang dinamakan Droid DNA. Seperti dikutip dari Engadget, Selasa (13/11/2012), smartphone yang satu ini sudah dilengkapi dengan layar berukuran 5 inci, lebih besar dari perangkat smartphone pada umumnya.

Layar 5 inci yang ada di HTC Droid DNA ini sudah mendukung resolusi 1920 x 1080 dan memiliki kerapatan hingga 440ppi. Kerapatan tersebut lebih tinggi dari iPhone 5 (326 ppi) dan Samsung Galaxy S III (306 ppi). 

Layar yang digunakan berjenis Super LCD3 dan sudah dilapisi dengan Gorilla Glass 2. 

Dengan layar yang besar ini, HTC Droid DNA sudah dilengkapi dengan spesifikasi yang tinggi. Perangkat tersebut menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Pro 1,5GHz quad-core dan RAM 2GB.

Sebagai sistem operasinya, Droid DNA menggunakan Android versi 4.1 atau biasa dikenal dengan nama Jelly Bean.

Seperti kebanyakan smartphone high-end yang beredar belakangan ini, HTC Droid DNA sudah dilengkap dengan dua buah kamera, satu di bagian belakang dan satu di bagian depan.

Di bagian belakang, pengguna akan menemukan kamera 8 megapiksel f/2.0 dengan lensa wide 28mm, sensor BSI, Image Chip, dan kemampuan untuk merekam video 1080p.

Di bagian depan, terdapat kamera 2,1 megapiksel f/2.0 yang juga dilengkapi kemampuan merekam video dengan resolusi 1080p. Kamera bagian depan ini juga dapat mengambil gambar dengan sudut hingga 88 derajat.

HTC Droid DNA dipersenjatai dengan speaker Beats Audio. Selain itu, smartphone dengan layar jumbo ini dilengkapi media penyimpanan dengan kapasitas 16GB. Sayangnya, tidak dilengkapi dengan slot microSD. Perangkat ini sudah hadir dengan baterai berkapasitas 2.020 mAh.

HTC Droid DNA hadir dengan dukungan terhadap koneksi 4G LTE.

HTC Droid DNA dibanderol dengan harga 200 dollar AS dengan kontrak 2 tahun bersama operator AS, Verizon. Harga HTC Droid DNA yang tidak terikat kontrak (unlocked) masih belum dibeberkan. Tanggal kehadiran Droid DNA di Indonesia pun masih belum jelas.

Baca Selengkapnya ....

Galaxy S4 Pakai Layar 5 Inci Beresolusi 1080p

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Pada pertengahan bulan September lalu, tersiar kabar yang menyatakan kalau Samsung sedang mengembangkan penerus Galax S III, yaitu Galaxy S4. Smartphone tersebut pun digadang-gadang akan menjadi pesaing utama iPhone 5.

Samsung pun langsung bergerak cepat dengan menanggapi rumor tersebut. Melalui akun Twitter-nya, Samsung Korea membantah berita yang sudah ramai dibicarakan di dunia maya tersebut.

Samsung memang sudah terang-terangan menyanggah rumor tersebut. Namun, hal tersebut tidak membuat rumor ini mereda. Bahkan, kabarnya, Samsung sudah siap untuk memamerkan produk ini pada ajang Consumer Electronic Show (CES) di As, pada Januari 2013 mendatang.

Menurut orang dalam Samsung yang tidak mau diungkap namanya, seperti dikutip dari Tech Radar, Senin (19/11/2012), Samsung Galaxy S4 dikabarkan akan memiliki layar dengan ukuran 4,99 inci, sedikit lebih besar dari layar Galaxy  S III, 4,7 inci. 

Samsung akan menggunakan layar AMOLED dengan tingkat kerapatan 441ppi. Kerapatan layar tersebut jauh lebih tinggi dari iPhone 5 (326ppi) dan sedikit lebih tinggi dari HTC Droid DNA (440 ppi).

Layar Samsung Galaxy S4 nantinya sudah mendukung resolusi Full HD atau 1080p (1920 x 1080).

Kabarnya, Samsung Galaxy S4 akan beredar di pasaran pada kuartal 2 tahun 2013.

Persaingan perangkat smartphone dengan layar besar memang sedang marak terjadi. Beberapa waktu yang lalu, HTC baru saja meluncurkan Droid DNA, smartphone dengan layar sebesar 5 inci yang juga mendukung resolusi Full HD.

Perusahaan elektronik raksasa asal Jepang, Sony, juga dikabarkan sudah bersiap di peperangan smartphone berlayar besar melalui produk yang dinamakan Yuga. Sama seperti Droid DNA, produk yang satu ini memiliki layar berukuran 5 inci dan resolusi layar Full HD.

Walaupun menghadapi banyak pesaing, Samsung diprediksi akan unggul dari para pesaingnya karena menggunakan layar yang lebih baik dari pesaingnya. Samsung menggunakan layar berjenis AMOLED, sedangkan pesaingnya menggunakan layar dengan jenis LCD.

Baca Selengkapnya ....

BlackBerry 10 Bisa Gantikan Laptop?

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Kalangan korporat adalah pengguna tradisional BlackBerry. Segmen inilah yang antara lain disasar oleh Research in Motion (RIM) dengan platform andalan barunya nanti, BlackBerry 10. 

Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times pada pertengahan November 2012, CEO RIM Thorsten Heins mengutarakan angan-angan perusahaannya untuk menjadikan BlackBerry 10 sebagai perangkat sentral di kantor-kantor perusahaan.

Dia mencontohkan situasi di mana perangkat BlackBerry 10 bisa langsung terkoneksi dengan keyboard dan perangkat display sehingga seorang pegawai dapat langsung bekerja.

"Jadi, kapan pun Anda masuk kantor, Anda tak perlu membawa laptop. Semua yang diperlukan sudah ada di sini," ujar Heins sambil menunjuk sebuah smartphone BlackBerry 10 di pangkuannya. "Dalam tiga atau lima tahun lagi, Anda tak akan perlu membawa laptop."

Meskipun sebelumnya pernah gagal dengan tablet BlackBerry Playbook, Heins yakin BlackBerry 10 besutan RIM akan kembali menjadi perangkat andalan di kantor-kantor.

Mengenai beberapa perusahaan yang membolehkan pegawai mereka memilih sendiri smartphone yang diinginkan untuk dibawa di lingkungan kantor, Chief Marketing Officer RIM Frank Boulben yang turut mendampingi Heins mengatakan bahwa hanya sebagian perusahaan yang memberlakukan kebijakan itu.

Berlawanan dengan para pengamat industri, Boulben memprediksi bahwa pada akhirnya perusahaan-perusahaan akan kembali memilihkan smartphone untuk pegawainya. Menurut dia, alasannya adalah untuk menekan ongkos divisi dukungan teknologi.

Dalam hal ini, lanjut Heins, BlackBerry 10 menawarkan kelebihan berupa pemisahan antara data korporat dan data pribadi karyawan. Alhasil, ketika seorang pegawai berhenti kerja, pihak perusahaan bisa menghapus seluruh data korporat dalam smartphone si pegawai tanpa turut mengganggu data pribadinya.

RIM sendiri menjanjikan perangkat BlackBerry 10 akan segera tersedia pada Februari 2013, menyusul pengumuman resmi pada akhir bulan sebelumnya.

Unit pertama yang akan dipasarkan adalah model full-touchscreen, sementara model yang dilengkapi keypad QWERTY akan menyusul beberapa pekan setelahnya.

Baca Selengkapnya ....

Tanpa Samsung, Mustahil Apple Bisa Bikin iPhone

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Kepala divisi ponsel Samsung, Shin Jong-kyun, menyatakan, Apple tidak mungkin bisa memproduksi iPhone tanpa bantuan teknologi Samsung, pada Rabu (21/11/2012) di Seoul, Korea.

"Kebenaran tak pernah bohong. Tanpa paten wireless (milik) Samsung, Apple tak mungkin bisa memproduksi ponsel," kata Shin Jong-kyun, seperti dikutip dari The Korea Times. "Seperti yang Anda tahu, Samsung sangat kuat dalam hal kepemilikan paten teknologi wireless."

Pernyataan salah satu petinggi Samsung ini menyusul keputusan Komisi Perdagangan Internasional AS (International Trade Commission/ITC) untuk meninjau keputusan sebelumnya bahwa Apple tidak melanggar empat paten milik Samsung.

Badan ini diharapkan dapat mengeluarkan keputusan akhir pada Januari tahun depan. Jika keputusan ini mengabulkan gugatan Samsung, Apple dapat dilarang menjual iPhone dan iPad di AS.

Sebelumnya, Shin menyatakan bahwa Samsung tidak akan bernegosiasi dengan Apple, seperti yang dilakukan HTC. 

Kesepakatan yang dihasilkan antara HTC dan Apple membuat keduanya berhak menggunakan beberapa paten secara bebas selama 10 tahun ke depan dan HTC akan melakukan pembayaran yang tidak diungkapkan ke Apple. Semua gugatan antara kedua perusahaan akan dicabut.

Pascaperdamaian tersebut, muncul beberapa rumor bahwa Apple dan Google telah bertemu agar Samsung mau membuat kesepakatan serupa. Namun, hal ini langsung dibantah melalui akun Twitter resmi Samsung.

Baca Selengkapnya ....

Galaxy Note II, Ponsel Galaxy S III Versi Jumbo

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Mirip dengan Galaxy S III! Itulah kesan pertama ketika KompasTekno melihat desain Galaxy Note II. 

Perangkat hasil perpaduan smartphone dan tablet dari Samsung ini, mulai dipasarkan pada Sabtu (13/10/2012)di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta.

Meski sekilas tampak sama, namun ada perbedaan mendasar antara Galaxy Note II dan Galaxy S III. Perbedaan pertama jelas terletak pada ukuran layar. Galaxy Note II punya bentang layar seluas 5,5 inci, jauh lebih besar dari Galaxy S III yang layarnya berukuran 4,9 inci.

Galaxy Note II sendiri berdimensi 80,5 x 151,1 x 9,4 mm, dan berbobot 182,5 gram.

Permukaan depan Galaxy Note II dan Galaxy S III sama-sama didesain mengkilat, menggunakan materi polikarbonat. Tepi layar (bezel) juga didesain lebih tipis.

Untuk warna grey, panel belakangnya berwarna seperti batu alam. Sudut-sudutnya juga didesain membulat. Namun jika diperhatikan seksama, Galaxy S III punya sudut membulat yang lebih dalam ketimbang Galaxy Note II.

Selain itu, Galaxy Note II juga disertai dengan pena digital yang disebut SPen. Ini adalah ciri khas dari perangkat keluarga Galaxy Note. Samsung seakan membuat Galaxy Note seperti secarik kertas, lengkap dengan penanya.

Layar Galaxy Note II menggunakan teknologi HD Super AMOLED. Resolusinya 1280 x 720 piksel. Produk ini diperkuat dengan prosesor quad-core Exynos 1.6 GHz, RAM 2GB, dan baterai berkapasitas 3.100mAh.

Kamera utama bersensor 8MP dengan lampu kilat LED dan dapat merekam video pada resolusi 1080p. Sedangkan kamera depan bersensor 1,9MP. 

Galaxy Note II menggunakan sistem operasi Android 4.1 alias Jelly Bean. Di Indonesia, Galaxy Note II yang dipasarkan adalah versi memori internal 16GB, dan dibanderol dengan harga Rp 7.499.000.

Baca Selengkapnya ....

Membandingkan Galaxy S III dengan Galaxy S III Mini

Posted by alan darmasaputra 0 komentar
Smartphone Galaxy S III besutan Samsung kini memiliki "adik," yang diberi nama Galaxy S III Mini. Jika sang kakak diperkenalkan di Inggris pada Mei lalu, maka sang adik diperkenalkan di Jerman pada Kamis (11/10/2012).

Meski berstatus "kakak-adik", keduanya punya perbedaan yang signifikan. Seperti namanya, Galaxy S III Mini punya ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan Galaxy S III. Sang kakak juga dibekali dengan spesifikasihardware yang lebih bertenaga.

Samsung tetap memosisikan Galaxy S III sebagai produk yang paling diandalkan untuk mengincar segmen pasar menengah ke atas. Sementara itu, Galaxy S III Mini, jika dilihat dari spesifikasi hardware-nya, dibuat untuk mengincar segmen menengah.

Berikut ini perbedaan spesifikasi antara Galaxy S III dan Galaxy S III Mini.


Baca Selengkapnya ....

Google Siapkan Tablet di Bawah Rp 1 Juta

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Dengan kisaran harga mulai 199 dollar AS di negeri Paman Sam, Tablet Nexus 7 terkenal murah meriah. Tak lama lagi, Google, perusahaan pembuatnya, dikabarkan akan meluncurkan versi tablet Nexus yang bahkan lebih bersahabat dengan kantong.

Seperti dilaporkan oleh Cnet, Google sedang menyiapkan tablet Nexus seharga 99 dollar AS atau sekitar Rp 950 ribu yang diperkuat prosesor single core.

Waktu peluncuran tablet itu kabarnya ditetapkan menjelang akhir tahun. Untuk tablet ini, Google tidak bekerja sama dengan Asus yang menelurkan Nexus 7, melainkan dengan produsen tablet asal Taiwan, Quanta Computer.

Berita tentang keberadaan tablet Nexus murah ini datang bersamaan dengan kabar datangnya tablet Nexus 7 versi "high end" yang dilengkapi memori internal sebesar 32 GB. Harganya diperkirakan berada pada kisaran 323 dollar AS.

Tablet Nexus 7 yang diluncurkan pada pertengahan 2012 untuk saat ini hanya tersedia dalam dua varian, yaitu versi dengan kapasitas on-board storage 8 GB seharga 199 dollar AS dan versi 16 GB yang dibanderol sedikit lebih tinggi di angka 249 dollar AS.

Langkah Google menyiapkan Nexus 7 versi 32 GB dan tablet Nexus versi murah ini diperkirakan sebagai antisipasi kemunculan tablet iPad Mini dari Apple pada akhir Oktober 2012. Tablet 7.85 inci dengan sistem operasi iOS itu dikatakan akan bersaing dengan Nexus 7 dan Kindle Fire HD dari Amazon di musim liburan akhir tahun.

Di Indonesia sendiri, Google Nexus 7 belum tersedia di pasaran. Salah satu kabar terbaru menyebutkan bahwa tablet populer ini akan masuk ke pasar Tanah Air pada November mendatang di bawah brand Asus.

Baca Selengkapnya ....

Sony Anak Tirikan Ponsel Xperia Keluaran 2011

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Ada kabar baik sekaligus kabar buruk bagi pengguna smartphone Sony Xperia. 

Sony akan memberi update sistem operasi Android 4.1 (Jelly) untuk smartphone Xperia yang dirilis pada tahun 2012. Kabar buruknya, Sony tak memberi update Jelly Bean untuk Xperia yang dirilis tahun 2011.

Pengguna Xperia Arc S, Xperia Neo V, dan semua Xperia keluaran 2011 harus puas menggunakan Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). Update terakhirnya adalah versi 4.0.4.

"Kami sangat gembira memberikan update Android 4.0.4 untuk portofolio 2011 bagi sebagian pasar dan sebagian besar model. Akan tetapi, setelah melakukan evaluasi menyeluruh, kami menyimpulkan produk tahun 2011 tidak akan ditingkatkan melampaui Android Ice Cream Sandwich," tulis Sony dalam siaran persnya, Jumat (19/10/2012).

"Selain Ice Cream Sandwich, kami tidak menjamin pemilik smartphone (Xperia tahun 2011) akan mendapat pengalaman yang diharapkan. Namun, kami akan terus mendukung semua produk dengan terus merilisfirmware."

Smartphone Xperia yang dirilis tahun 2011 kebanyakan masih berada di bawah merek dagang Sony Ericsson.

Kesepakatan Sony akan membeli seluruh saham Ericsson di perusahaan patungan Sony Ericsson keluar pada Oktober 2011. Februari 2012, Sony menyelesaikan transaksi pembelian seluruh saham Ericsson sebesar 1,29 miliar dollar AS.

Selanjutnya, unit bisnis smartphone Sony kini bernama Sony Mobile Communications. Sementara itu, Ericsson menyatakan tak akan membuat ponsel lagi.

Baca Selengkapnya ....

Sony Siapkan Xperia Pesaing Galaxy Note

Posted by alan darmasaputra Kamis, 22 November 2012 0 komentar

Produsen smartphone tampak mulai gencar membuat perangkat berukuran besar yang memiliki ukuran layar di atas 5 inci. Sony dikabarkan telah menyiapkan smartphone ukuran besar yang siap menantang Samsung Galaxy Note II.

Smartphone ukuran besar dari Sony ini untuk sementara mendapat julukan Xperia Odin. Foto yang diklaim sebagai Xperia Odin ini telah beredar di internet.

Tepi layar (bezel) Xperia Odin didesain tipis. Di bagian atas layar, ada logo Sony dan di bagian bawah layar, terdapat logo Xperia. Layarnya berukuran 5 inci beresolusi 1920x1080 pixel, menggunakan teknologi full HD.

Tak hanya ukurannya yang besar, Xperia Odin dibekali spesifikasi hardware yang bertenaga. Xperia Odin diperkuat dengan prosesor quad core Qualcomm Snapdragon S4 Pro 1,5GHz dan RAM 2GB.

Selain Galaxy Note, Xperia Odin juga akan bersaing dengan HTC J Butterfly dan LG Intuition.

Baca Selengkapnya ....

Membandingkan iPad Mini dengan Nexus 7 dan Galaxy Tab 2

Posted by alan darmasaputra 0 komentar


Baca Selengkapnya ....

iPad Mini Ternyata Pakai Layar Buatan Samsung

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Tablet berukuran 7,9 inci dari Apple, iPad Mini, terbukti menggunakan panel layar buatan Samsung, salah satu pemasok utama, pesaing kuat dalam bisnis perangkat mobile, dan musuh besar dalam sengketa paten teknologi.

Sebuah perusahaan reparasi perangkat mobile iFixit, membongkar iPad Mini dan menemukan bahwa produksi awal tablet tersebut memakai layar buatan Samsung.

"Meskipun tak ada tanda atau banyak informasi pada bagian belakang LCD, tapi terlihat ada chip driverSamsung di sana. Ini mengungkapkan bahwa Apple bekerjasama dengan Samsung untuk membuat layar," tulis iFixit dalam situs web resminya, Kamis (1/11/2012).

Menurut sejumlah analis asal Amerika Serikat, Apple sedang berusaha melepas ketergantunganya pada Samsung. Apple dikabarkan mulai mengurangi permintaan komponen dari Samsung.

Untuk komponen memori flash pada iPad Mini, Apple bekerjasama dengan SK Hynix, kontroler sentuhannya menggunakan Broadcom, dan sejumlah mikrochip dari Fairchild Semiconductor International.

Beberapa produsen perangkat mobile asal Amerika Serikat, termasuk Apple, kebanyakan bekerjasama dengan perusahaan pemasok untuk membuat beberapa komponen dalam produknya. Selain Samsung, Apple juga bekerjasama dengan LG dan Sharp untuk membuat layar.

iPad Mini menandai debut Apple dalam bisnis tablet berukuran kecil. Perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs ini membanderol iPad Mini dengan harga terjangkau, agar dapat bersaing langsung dengan Asus Google Nexus 7, Amazon Kindle Fire, dan Samsung Galaxy Tab 2 ukuran 7 inci.

Baca Selengkapnya ....

Tablet Canggih Lebih Dilirik Ketimbang PC Murah

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Banyaknya pilihan perangkat komputasi membuat konsumen lebih selektif dalam memilihnya. Saat ini, konsumen dianggap telah menyadari bahwa perangkat tablet dengan performa tinggi lebih baik daripada PC yang berharga murah berkinerja rendah.

Pendapat tersebut datang dari Chief Executive Nvidia Jen-Hsun Huang, perusahaan yang bekecimpung dalam pasar PC dan perangkat mobile sekaligus, dalam conference call dengan sejumlah analis pada Kamis (8/11/2012).

Seperti dikutip Venture Beat, Huang mengungkapkan bahwa, dalam kuartal fiskal tiga yang berakhir 28 Oktober lalu, 30 persen pemasukan Nvidia disumbang oleh produk-produk non-PC. Tiga tahun lalu, kontribusinya cuma 3 persen.

Prosesor mobile seri Tegra dari Nvidia sukses meraih pelanggan di pasar tablet dan smartphone. Kuartal lalu, Nvidia mencatat pemasukan bersih 209,1 juta dollar AS atau 33 sen per lembar saham, naik dari 178,3 juta dollar AS atau 29 sen per lembar saham setahun sebelumnya. 

Huang mengakui, pesanan chip Tegra untuk perangkat Android Google dan tablet Microsoft Surface membantu menutup kehilangan pendapatan perusahaan itu, terkait pasar PC yang menurun. Chip Tegra buatan Nvidia antara lain juga dipakai di perangkat-perangkat tablet baru dari Lenovo dan Asus.

"Fundamental kami berada pada titik terbaik saat ini. Kami meningkatkan pangsa pasar. PC sedang tidak pasti, kami akan berhati-hati merencanakan langkah ke depan," ujar Huang. 

Huang juga menambahkan bahwa Nvidia cukup berhasil dengan seri chip grafis "Kepler" miliknya yang digunakan di komponen PC. Produk ini berhasil mengikis pangsa pasar saingan Nvidia, Advanced Micro Devices atau AMD.

Sejauh ini, 70 persen pemasukan bisnis Nvidia masih disumbang oleh komponen PC, tetapi sektor itu sedang menurun sementara smartphone dan tablet terus tumbuh.

Terkait soal konsumen yang lebih memilih tablet bagus ketimbang PC murah, Huang mengatakan bahwa produk mobile Nvidia tak mengancam saudaranya di pasar PC. "Sebab, kami tak bermain di segmen PC murah."

NVIDIA terutama dikenal lewat gaming PC, di mana pengguna melengkapi komputer mereka dengan pemroses grafis super kencang yang jauh lebih baik dibandingkan konsol game saat ini.

Sebagai bagian dari rencana masa depannya untuk produk prosesor mobile, Nvidia giat berinvestasi di teknologi 4G LTE. 

Baca Selengkapnya ....

Sony Akui Apple dan Samsung Sangat Perkasa

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Soal popularitas dan performa, smartphone iPhone 5 dari Apple dan Galaxy S3 dari Samsung memang sulit ditandingi. Kepala Penjualan Perangkat Mobile Sony Dennis Van Schie pun mengakui bahwa produk perusahaannya tak ada yang bisa menyaingi dua ponsel pintar tersebut.

Tapi dia menjanjikan bahwa hal tersebut akan segera berubah.

"Dalam waktu dekat, kami akan menciptakan produk andalan baru yang bisa berkompetisi dengan iPhone dan Galaxy S3," ujar Van Schie pada harian Jerman Financial Times Deutschland, sebagaimana dikutip olehTechRadar.

Mengkonfirmasi ucapan tersebut,  seorang juru bicara Sony mengatakan bahwa produk baru yang dimaksud Van Schie akan ditampilkan pada pameran CES dan Mobile World Congress tahun depan.

Saat ini, Sony memiliki produk smartphone andalan berupa Xperia TL. Spesifikasi hardware-nya tergolong mumpuni dengan prosesor Qualcomm Snapdragon S4 berkecepatan 1,5 GHz, dipadu layar 4,6 inci 1280x720, NFC, dan kamera 13 megapixel.

Masalahnya, smartphone ini gaungnya tidak terdengar, tenggelam di tengah ingar bingar iPhone dan smartphone lain dari kompetitor Sony.

Hal ini menjadi masalah karena para pesaing seperti Apple dan Samsung menjalankan kampanye marketing yang bombastis dan berhasil menarik pembeli. 

Smartphone Android Sony pun dikenal jarang menerima update sehingga lekas kalah bersaing dari perangkat sekelas yang terus diperbarui. 

Soal alternatif OS, Van Schie menambahkan bahwa, meskipun memiliki produk komputer berbasis Windows 8, pihaknya belum tertarik memproduksi smartphone dengan sistem operasi Windows Phone 8. 

"Tapi Kami punya hubungan baik dengan Microsoft dan memperhatikan perkembangan Windows Phone dengan seksama. Kalau nanti ternyata sukses, kami bakalan mengantisipasi lebih dulu," pungkasnya.

Baca Selengkapnya ....

Petualangan Wanara Game Indonesia Hadir di Android

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Mechanimotion Entertainment merilis komik digital interaktif "The Adventure of Wanara: Garuda Riders" sekuel pertama berjudul "Runaway", untuk perangkat bersistem operasi Android. Dalam pembuatan komik digital interaktif di Android ini, Mechanimotion Entertainment menggandeng pengembang game Elventales Studio asal Surabaya.

“Komik ini mengajak pembaca mengikuti petualangan seru Naradja di Bumi Varadwipa, yakni era 1.000 tahun setelah kisah Ramayana,” kata Adhicipta. R Wirawan, pendiri Mechanimotion Entertainment, sebuah perusahaan multimedia yang merintis terbitnya kisah The Adventure of Wanara dalam berbagai format.

Komik digital interaktif ini disertai dengan game mini, animasi, dan musik latar bernuansa Bali, untuk memperkaya pengalaman pengguna dalam membaca "The Adventure of Wanara."

Konten multimedia tersebut bisa diunduh gratis di toko aplikasi Google Play StoreFile-nya berukuran 22MB, dapat diakses dari perangkat bersistem operasi Android 2.2 (Froyo) ke atas, dengan spesifikasi minimun prosesor ARMv7 kecepatan 800MHz.

Terkait dengan epik atau kisah kepahlawanan Ramayana, "The Adventures of Wanara" bercerita tentang Naradja, bocah keturunan dari 3 ras yaitu mannusa (Rama), asura (Rahwana), dan wanara (Hanoman). Kisah ini berputar mengenai usahanya untuk mencegah kebangkitan raja iblis dari dalam dirinya dengan mengumpulkan 8 elemen dewa atau Hastabrata.

Setelah bagian pertama berjudul "Runaway," Mechanimotion Entertainment akan merilis  "Eye of Garuda" pada Desember 2012. Selanjutnya menyusul "A New Life", "Wings of Desire" dan terakhir "Fearless."

Baca Selengkapnya ....

Zynga Hampir Colapse

Posted by alan darmasaputra 0 komentar


Hantaman demi hantaman cobaan menerpa perusahaan game Zynga yang menelurkan produk game Facebook FarmVille dan CityVille.

Setelah anjloknya harga saham hingga ke titik terendah di kisaran 2,29 dollar AS per saham, perusahaan tersebut juga mendapat hajaran telak dari pegawainya sendiri.

Berita terakhir menyebutkan pegawai tingkat atasnya yang ada di posisi Chief Financial Officer dan Treasurer (bendahara) hijrah ke perusahaan lain.
Kondisi ini akhirnya mendorong campur tangan investor Zynga, yaitu Kleiner Perkins Caufield & Byers untuk mengatur pertemuan antara CEO Zynga Mark Pincus dengan Pimpinan Apple Bill Campbell.

Pihak investor berharap Mark Pincus dapat mengambil pelajaran dari pertemuannya dengan pemain veteran tersebut.
Berbicara dengan Wall Street Journal, Campbell berkata Pincus hampir menangis ketika berada di tengah diskusi mengenai bagaimana caranya memperbaiki Zynga.

Wajar saja, berbagai cara telah dilakukan Pincus dan kondisi Zynga tetap bergerak menuju kejatuhan. Ditambah lagi dengan kepergian beberapa pemain inti yang sangat penting bagi kelangsungan Zynga.
“Cepatnya perubahan dalam kebiasaan bermain dan teknologi berbasis sosial menuntut perubahan mendasar pula dalam Zynga. Ketika bisnis berubah, memang tidak dapat dihindari adanya kepergian orang yang tidak cocok dengannya,” ujar Pincus kepada Wall Street Journal ketika ditanya mengenai hijrahnya beberapa pegawai dari Zynga.
Transisi dari perusahaan game sosial ke mobile memang langkah yang tepat, menurut penilaian investor Zynga. Walaupun langkah tersebut berat, tetapi akan menghasilkan lebih banyak uang nantinya.

Namun, investor Zynga Kleiner Perkins dan anggota dewan direksi Bing Gordon berpendapat seharusnya langkah tersebut lebih cepat diambil.

Baca Selengkapnya ....

Google Lupa Masukkan "Desember" di Android 4.2

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Belum hadir terlalu lama, Android 4.2 Jelly Bean tersebut sudah mendapatkan begitu banyak kritikan. Para pengguna melaporkan menemukan ada begitu banyak bug di versi terbaru ini. 

Bahkan, Android Police, salah satu situs yang banyak membahas masalah Android, berani menobatkan Android 4.2 sebagai versi dengan bug terbanyak sejak Honeycomb (Android 3.0).

Salah satu bug yang paling banyak menarik perhatian adalah hilangnya penanggalan bulan, yaitu Desember, pada aplikasi People/Contact.

Di aplikasi tersebut, pengguna perangkat Android 4.2 tidak bisa memasukkan bulan Desember. Setelah bulan November, aplikasi ini langsung menampilkan bulan Januari.

Tampaknya, Google memang lupa memasukkan bulan ke-12 tersebut di aplikasi tersebut. Google sendiri sudah menyadari adanya bug ini. Mereka pun langsung menyiapkan patch untuk menghilangkan bug tersebut.

Selain bug bulan tersebut, banyak pengguna perangkat berbasis Android 4.2 yang mengaku, perangkat milik mereka melakukan proses reboot secara otomatis, tanpa ada yang memerintahkannya.

Seperti dikutip dari Android Police, Selasa (20/11/2012), beberapa perangkat Nexus 10 tiba-tiba melakukanreboot, ini terulang beberapa kali dalam satu hari. 

Selain itu, para pengguna Nexus 7 yang meng-update perangkat mereka ke sistem operasi terbaru ini menyadari kalau daya tahan baterai mereka jauh menurun.

Saat menggunakan Android versi sebelumnya, perangkat Nexus 7 dapat bertahan selama 3 hingga 5 hari dalam masa idle. Namun, setelah menggunakan versi terbaru ini, baterai perangkat tersebut ada di level 8 persen hanya dalam waktu 48 jam saja.

Apakah Anda sudah menggunakan Android versi terbaru ini? Jika iya, apakah Anda menemukan bug lain, selain yang sudah disebutkan di atas? Mari berbagi melalui fitur Komentar yang ada di bawah ini.

Baca Selengkapnya ....

Bos Yahoo Tak Ingin Karyawannya Pakai Hp BlackBerry

Posted by alan darmasaputra 0 komentar

Melalui inisiatif bertajuk "Smart Phones, Smart Fun!", CEO Yahoo Marissa Mayer meluncurkan program pengadaan smartphone bagi karyawan fulll-time dan part-time di Amerika Serikat. 

Hal tersebut diketahui dari memo Internal Yahoo yang bocor dan beredar di internet.

Seperti dilansir oleh The Next Web, para karyawan Yahoo bisa memilih beberapa smartphone mutakhir berbasis tiga sistem operasi berbeda, yaitu iPhone 5, (iOS), Samsung Galaxy S3, HTC One X, HTC EVO 4G LTE (Android), dan Nokia Lumia 920 (Windows Phone 8). 

Nama BlackBerry tak terlihat dalam daftar.

Yahoo memang akan meninggalkan BlackBerry yang selama ini dipakai sebagai smartphone korporat di Yahoo. 

Alasannya, seperti ditulis Mayer dalam memo tersebut, adalah agar para karyawan "memiliki smartphone yang sama dengan yang dipakai para pengguna Yahoo sehingga bisa berpikir dan bekerja dengan cara yang sama pula". 

Dalam membuat daftar smartphone untuk karyawan tersebut, Yahoo mempertimbangkan angka penetrasi smartphone global. Daftar yang disusun itu disebut mewakili "smartphone yang digunakan di 22 negara".

Kecuali iPhone 5 dan Nokia Lumia 920, semua smartphone pilihan itu sudah bisa diperoleh saat ini. Yahoo juga dikabarkan telah mulai mendaftar pesanan.

RIM,  produsen BlackBerry, sebenarnya juga memiliki platform andalannya sendiri. Akan tetapi, kemunculan perangkat BlackBerry 10 bikinannya mengalami penundaan sehingga baru bisa dirilis pada awal tahun depan.

Selain membelikan smartphone, Yahoo juga akan menanggung biaya bulanan yang diperlukan untuk mengoperasikan alat-alat komunikasi baru tersebut.

Baca Selengkapnya ....

Entri Populer

Trik SEO Terbaru support Online Fashion Store - Original design by Bamz | Copyright of Tecnology News And Computer.